Situ patenggang Situ Patengan Wisata Danau Alam Terbaik Untuk Keluarga dan Rombongan

Wisata Situ Patenggang WA 0813-2373-9973

About Us


Expertise

Kami berpengalaman sejak Tahun 2010, menjadi teman Wisata di Ciwidey.

Our Serives

Trip Planner, Event Organizer, Guide, Tiketing, Paket Wisata Ciwidey.

Efficiency

Kami asli orang Ciwidey, berwisata bersama kami lebih Efficiency.

Contact

Hubungi kami di WA 0813-2373-9973 | 0878-2184-8180.

Do you like our work so far?
Let's talk about your project !

GET IN TOUCH

Portfolio


Main Blog
Our Recent Posts

Selasa, 13 Januari 2026

No Telepon Situ patenggang Ciwidey, Januari 2026

Situ Patenggang Ciwidey: Keindahan Alam, Informasi Terbaru, dan Panduan Kunjungan (Januari 2026)

Selamat datang di panduan terlengkap dan terperbarui mengenai salah satu permata tersembunyi di Jawa Barat, yaitu Situ Patenggang (juga sering disebut Situ Patengan). Terletak di kawasan Ciwidey, Bandung Selatan, danau alami ini menawarkan pemandangan yang memukau, udara pegunungan yang sejuk, serta cerita legenda yang romantis.

No Telepon Situ patenggang Ciwidey, Januari 2026

Panduan ini disajikan untuk Anda yang berencana mengunjungi Situ Patenggang pada periode Januari 2026, memastikan Anda mendapatkan informasi yang paling akurat, termasuk detail tiket masuk dan kontak penting.

📞 Informasi Kontak Penting Situ Patenggang (Januari 2026)

Meskipun informasi kontak resmi dapat berubah sewaktu-waktu, biasanya pengelola tempat wisata menyediakan beberapa jalur komunikasi.

1. No Telepon dan Kontak Marketing Resmi (Call to Action)

Untuk informasi promosi, paket wisata, atau reservasi kelompok, Anda dapat menghubungi saluran WA Marketing kami:

Hubungi WA Marketing untuk Informasi dan Kerjasama:

📱 0813-2373-9973 (Akses Cepat: Klik di sini untuk Chat WhatsApp!)

(Catatan: Nomor ini adalah saluran pemasaran yang dapat memberikan informasi umum dan kerjasama. Untuk informasi operasional harian yang sangat mendesak, silakan merujuk ke kontak resmi pengelola di bawah, jika tersedia.)

2. Kontak Situ Patenggang (Informasi Umum)

  • No. Telepon Kantor Pengelola: (Biasanya mengikuti nomor telepon kantor Perhutani/Lembaga terkait di wilayah Bandung Selatan. Disarankan mencari update terbaru di situs resmi atau media sosial resmi pengelola saat mendekati tanggal kunjungan.)

  • Alamat Lokasi: Jalan Raya Ciwidey – Rancabali, Patengan, Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

No Telepon Situ patenggang Ciwidey, Januari 2026

🎟️ Tiket Masuk Situ Patenggang (Januari 2026)

Informasi ini adalah detail biaya resmi untuk masuk ke kawasan wisata Situ Patenggang yang berlaku per Januari 2026 (tergantung kebijakan pengelola di lapangan).

Kategori BiayaHarga (Per Orang)Keterangan
Tiket Masuk UtamaRp 25.000,-Biaya masuk per orang (WNI), di luar parkir dan wahana.
Parkir KendaraanMotor: Rp 5.000 - 10.000Tarif dapat berubah sewaktu-waktu.
Mobil: Rp 15.000 - 20.000Tarif dapat berubah sewaktu-waktu.
Tambahan (Opsional)Kunjungan ke Pulau Cinta/Batu Cinta dan Jembatan Gantung PinisiTerdapat biaya tambahan untuk naik perahu atau wahana Pinisi.
Wisata sekitar area Glamping LakesideTerdapat biaya masuk terpisah atau combo tiket tertentu.

PENTING: Harga Rp 25.000,- adalah biaya masuk utama per orang, di luar biaya masuk kendaraan, asuransi, dan wahana tambahan seperti perahu atau akses ke Pinisi Resto/Glamping Lakeside. Selalu siapkan uang tunai dan e-money secukupnya.

📜 Sejarah dan Legenda Situ Patenggang

Nama Situ Patenggang berasal dari bahasa Sunda, yaitu “pateangan-teangan” yang berarti saling mencari. Kisah legendaris yang melatarbelakangi danau ini adalah kisah cinta romantis antara Ki Santang dan Dewi Rengganis.

Dikisahkan bahwa keduanya terpisah sangat lama dan saling mencari. Mereka akhirnya bertemu di sebuah batu besar yang kini dikenal sebagai Batu Cinta. Dewi Rengganis meminta Ki Santang untuk membuatkan danau dan perahu, yang kemudian perahu tersebut menjadi pulau kecil bernama Pulau Sasuka atau yang kini dikenal sebagai Pulau Asmara (tempat Batu Cinta berada).

Situ Patenggang tidak hanya menawarkan keindahan alam, tetapi juga aura romantis yang dipercaya dapat menguatkan hubungan cinta bagi pasangan yang mengunjungi Batu Cinta.

📍 Daya Tarik Utama Situ Patenggang

Kawasan Situ Patenggang menawarkan lebih dari sekadar pemandangan danau. Beberapa spot paling populer yang wajib dikunjungi:

  1. Danau Situ Patenggang: Danau yang dikelilingi perbukitan hijau dan kebun teh, menciptakan udara yang sangat bersih dan sejuk (suhu rata-rata 18°C).

  2. Batu Cinta dan Pulau Sasuka: Dapat dicapai dengan menyewa perahu dari tepi danau. Di sinilah legenda cinta Ki Santang dan Dewi Rengganis bersemi.

  3. Glamping Lakeside Rancabali: Sebuah area glamping dan resto unik yang memiliki ikon kapal Pinisi besar yang menjorok ke danau.

  4. Jembatan Gantung Pinisi: Jembatan yang menghubungkan area Pinisi dengan daratan, menawarkan view danau yang spektakuler.

  5. Perkebunan Teh Rancabali: Area di sekitar Situ Patenggang dikelilingi oleh hamparan kebun teh yang indah, sempurna untuk photoshop.

💡 20 Tips Penting Mengunjungi Situ Patenggang (Januari 2026)

Berikut adalah 20 tips praktis untuk memastikan kunjungan Anda di Situ Patenggang pada Januari 2026 berjalan lancar dan menyenangkan:

  1. Cek Cuaca: Januari adalah musim penghujan. Selalu cek prakiraan cuaca dan siapkan payung atau jas hujan.

  2. Datang Pagi Hari: Kunjungi antara pukul 08:00–10:00 untuk mendapatkan udara paling segar dan menghindari kabut.

  3. Kenakan Pakaian Hangat: Suhu di Ciwidey sangat dingin, terutama di pagi hari. Gunakan jaket tebal, syal, dan topi kupluk.

  4. Alas Kaki Tepat: Gunakan sepatu yang nyaman dan tahan air karena area sekitar danau bisa licin atau basah.

  5. Siapkan Uang Tunai dan E-Money: Beberapa loket tiket/wahana kecil mungkin hanya menerima tunai, namun pembayaran utama biasanya sudah menerima e-money.

  6. Prioritaskan Spot Fotografi: Langsung menuju spot favorit seperti Pinisi atau Jembatan Gantung sebelum ramai.

  7. Bawa Kamera Terbaik: Pemandangan di sini sangat instagenic, jangan sia-siakan momen dengan kamera seadanya.

  8. Sewa Perahu: Jangan lewatkan kesempatan untuk menyewa perahu menuju Batu Cinta; ini adalah pengalaman inti Situ Patenggang.

  9. Jaga Kebersihan: Selalu buang sampah pada tempatnya. Kawasan ini adalah aset alam yang harus dijaga.

  10. Awas Kabut Tebal: Saat hujan atau sore hari, kabut bisa turun tiba-tiba. Berhati-hati saat berkendara.

  11. Rencanakan Makan Siang: Pertimbangkan makan di Pinisi Resto atau membawa bekal piknik.

  12. Beli Oleh-Oleh Lokal: Coba produk khas Ciwidey seperti stroberi, sayuran, atau olahan teh.

  13. Manfaatkan WA Marketing (0813-2373-9973): Untuk informasi paket wisata rombongan atau kerjasama, hubungi nomor tersebut.

  14. Isi Bensin Penuh: SPBU di jalur menuju Ciwidey tidak sebanyak di kota besar.

  15. Periksa Kondisi Kendaraan: Jalan menuju Ciwidey cenderung menanjak dan berkelok, pastikan rem dan mesin mobil Anda prima.

  16. Jangan Berenang: Dilarang berenang di danau Situ Patenggang demi keselamatan.

  17. Cek Jam Operasional: Pastikan jam buka dan tutup kawasan, terutama wahana tambahan.

  18. Bawa Tikar Piknik: Jika tidak ingin mengeluarkan biaya banyak di restoran, area lawn di sekitar danau cocok untuk piknik santai.

  19. Lindungi Diri dari Sinar UV: Meskipun dingin, sinar UV di pegunungan tetap kuat. Gunakan sunscreen.

  20. Gabungkan dengan Destinasi Lain: Situ Patenggang dekat dengan Kawah Putih dan Ranca Upas. Rencanakan kunjungan dalam satu hari penuh.

❓ 20 Tanya Jawab (FAQ) Situ Patenggang

Berikut adalah 20 pertanyaan yang paling sering diajukan mengenai kunjungan ke Situ Patenggang:

  1. Apakah Situ Patenggang buka setiap hari?

    • Ya, Situ Patenggang umumnya buka setiap hari, termasuk hari libur nasional.

  2. Berapa jam operasional Situ Patenggang?

    • Biasanya buka mulai pukul 08:00 hingga 17:00 WIB. Jam ini dapat berubah sewaktu-waktu.

  3. Berapa harga tiket masuk per orang (Januari 2026)?

    • Tiket masuk utama per orang (WNI) adalah Rp 25.000,- (di luar biaya parkir dan wahana).

  4. Apakah ada perbedaan harga tiket WNI dan WNA?

    • Ya, harga tiket untuk Warga Negara Asing (WNA) biasanya lebih mahal, tanyakan langsung di loket.

  5. Apakah tiket masuk sudah termasuk akses ke Pinisi Resto/Glamping Lakeside?

    • Tidak selalu. Tiket Rp 25.000,- hanya tiket masuk kawasan. Akses ke Pinisi dan Jembatan Gantung mungkin memerlukan tiket terusan atau tiket tambahan.

  6. Apakah Situ Patenggang jauh dari Kawah Putih?

    • Tidak terlalu. Keduanya berada di kawasan Ciwidey. Jaraknya sekitar 15-20 menit perjalanan mobil.

  7. Berapa biaya sewa perahu ke Batu Cinta?

    • Biaya sewa perahu bervariasi, biasanya sekitar Rp 20.000 - Rp 30.000 per orang untuk pulang-pergi.

  8. Apakah boleh membawa makanan dari luar?

    • Umumnya diperbolehkan, terutama untuk piknik di area terbuka. Namun, di area restoran/Pinisi, dilarang membawa makanan dari luar.

  9. Apakah tersedia Mushola atau tempat ibadah?

    • Ya, tersedia mushola dan toilet umum yang memadai.

  10. Bagaimana kondisi jalan menuju Situ Patenggang?

    • Jalan utama beraspal baik, namun banyak tanjakan, turunan, dan kelokan.

  11. Apakah cocok untuk wisata keluarga dengan anak kecil/lansia?

    • Sangat cocok. Area utama landai. Namun, akses ke Pinisi dan perahu memerlukan sedikit tenaga ekstra.

  12. Apakah Situ Patenggang bisa diakses dengan kendaraan umum?

    • Bisa, tetapi lebih efisien menggunakan kendaraan pribadi, sewa mobil, atau travel dari Bandung.

  13. Apakah ada spot penginapan di dekat Situ Patenggang?

    • Ya, banyak pilihan mulai dari glamping (Glamping Lakeside) hingga resort dan homestay di sekitar Ciwidey.

  14. Apakah boleh membawa hewan peliharaan?

    • Kebijakan ini sering berubah. Disarankan konfirmasi dengan pengelola melalui WA Marketing (0813-2373-9973) sebelum membawa hewan peliharaan.

  15. Apakah ada ATM di lokasi?

    • ATM terbatas atau jauh. Sebaiknya tarik tunai di kota sebelum menuju Ciwidey.

  16. Apa makanan khas yang wajib dicoba di sana?

    • Anda bisa mencoba berbagai olahan stroberi, bandrek, atau makanan Sunda di area Glamping Lakeside.

  17. Berapa lama waktu ideal untuk menjelajahi seluruh area?

    • Waktu ideal sekitar 3-4 jam jika Anda menyertakan naik perahu dan kunjungan ke Pinisi.

  18. Apakah tersedia spot pre-wedding?

    • Ya, banyak pasangan memilih Situ Patenggang sebagai lokasi pre-wedding dengan biaya izin khusus.

  19. Bagaimana cara menghubungi WA Marketing untuk kerjasama?

    • Langsung chat ke 0813-2373-9973 dan sebutkan tujuan kerjasama/paket rombongan Anda.

  20. Apa yang harus dilakukan jika terjadi keadaan darurat?

    • Segera hubungi petugas keamanan atau staf pengelola yang bertugas di sekitar danau.

📝 Penutup

Situ Patenggang adalah destinasi yang menawarkan paket lengkap: keindahan alam yang memukau, kesejukan udara pegunungan, serta kisah cinta legendaris yang abadi. Dengan informasi tiket masuk seharga Rp 25.000,- per orang per Januari 2026 dan tips yang sudah disajikan, Anda siap untuk menciptakan kenangan tak terlupakan di danau romantis ini.

Jangan tunda lagi rencana perjalanan Anda!

📢 Call to Action (Ajakan Bertindak)

Mau liburan romantis atau urus paket wisata rombongan ke Situ Patenggang?

Hubungi sekarang juga WA Marketing kami untuk informasi promosi, update terbaru, dan penawaran khusus rombongan!

📱 0813-2373-9973

(KLIK DI SINI UNTUK CHAT VIA WHATSAPP!)

Kami siap membantu merencanakan kunjungan Anda di Situ Patenggang Ciwidey.

Kamis, 25 Desember 2025

Legenda Situ Patenggang

Legenda Situ Patenggang - Situ Patenggang adalah sebuah danau yang terletak di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Danau ini memiliki luas sekitar 1.680 hektar dan dikelilingi oleh perbukitan yang asri. Situ Patenggang memiliki legenda yang menarik dan menjadi salah satu daya tarik wisata di kawasan Ciwidey. Legenda ini mengisahkan tentang kisah cinta sepasang kekasih bernama Ki Santang dan Dewi Rengganis.

Legenda Situ Patenggang


Legenda Situ Patenggang

Dahulu kala, di sebuah kerajaan di Jawa Barat, hiduplah seorang raja yang memiliki seorang putra bernama Ki Santang. Ki Santang adalah pemuda yang tampan dan bijaksana. Ia sangat gemar bertapa dan mempelajari ilmu agama. Suatu hari, Ki Santang pergi bertapa ke sebuah gunung di Ciwidey. Di sana, ia bertemu dengan seorang gadis cantik bernama Dewi Rengganis. Dewi Rengganis adalah putri dari seorang raja jin yang tinggal di gunung tersebut.Kedua pemuda dan pemudi itu pun saling jatuh cinta. Namun, cinta mereka tidak direstui oleh kedua orang tua mereka. Raja Ki Santang tidak ingin anaknya menikah dengan putri jin, sedangkan Raja Jin tidak ingin putrinya menikah dengan manusia.

Legenda Situ Patenggang, Januari 2026: Pesona Danau Romantis di Bandung Selatan

Selamat datang di Situ Patenggang, destinasi wisata alam ikonik di Ciwidey, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Terletak di ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut, danau seluas sekitar 45.000 hektar ini dikelilingi perkebunan teh hijau Rancabali dan hutan pinus yang asri. Udara sejuknya yang menyegarkan menjadikannya pelarian sempurna dari hiruk-pikuk kota, terutama di Januari 2026 saat musim liburan pasca-libur akhir tahun. Nama "Situ Patenggang" atau "Situ Patengan" berasal dari bahasa Sunda "pateang-teangan", yang artinya saling mencari—sebuah istilah yang lahir dari legenda cinta abadi Prabu Kian Santang (atau Ki Santang/Raden Kian Santang) dan Dewi Rengganis. 

Ki Santang dan Dewi Rengganis pun memutuskan untuk kabur dari rumah mereka masing-masing. Mereka pergi ke sebuah tempat yang jauh di mana mereka bisa hidup bersama dengan tenang.

Namun, mereka tidak bisa bersatu. Raja Jin dan Raja Ki Santang mengutus pasukan mereka untuk mencari dan menangkap Ki Santang dan Dewi Rengganis.

Pasukan Raja Jin dan Raja Ki Santang pun bertemu di sebuah tempat yang kemudian menjadi Situ Patenggang. Mereka pun bertarung sengit. Ki Santang dan Dewi Rengganis pun ikut bertarung untuk membela cinta mereka.

Akhirnya, Ki Santang berhasil mengalahkan pasukan Raja Jin. Namun, Dewi Rengganis terluka parah. Ki Santang pun membawa Dewi Rengganis ke sebuah tempat yang kemudian menjadi Pulau Asri.

Legenda Situ Patenggang

Ki Santang terus merawat Dewi Rengganis hingga akhirnya ia meninggal dunia. Ki Santang pun sangat sedih. Ia menangis dan air matanya pun jatuh ke danau.

Air mata Ki Santang pun berubah menjadi sebuah pulau yang kemudian menjadi Pulau Tunda. Pulau Tunda ini menjadi simbol cinta Ki Santang dan Dewi Rengganis yang tidak bisa bersatu.

Legenda Situ Patenggang ini menjadi salah satu cerita rakyat yang populer di Jawa Barat. Legenda ini sering diceritakan kepada anak-anak sebagai dongeng sebelum tidur.

Selain legenda, Situ Patenggang juga memiliki keindahan alam yang mempesona. Danau ini dikelilingi oleh perbukitan yang hijau dan asri. Di sekitar danau juga terdapat berbagai macam flora dan fauna, seperti pohon pinus, edelweis, dan berbagai jenis burung.

Situ Patenggang juga menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Ciwidey. Di sini, wisatawan bisa menikmati berbagai macam aktivitas, seperti berenang, memancing, berkeliling danau dengan perahu, atau sekadar bersantai di tepi danau.

Legenda ini menjadi jantung dari daya tarik Situ Patenggang. Konon, Prabu Kian Santang, putra Raja Siliwangi dari Kerajaan Pajajaran, jatuh cinta pada Dewi Rengganis, seorang putri dari Kerajaan Galuh. Cinta mereka terhalang restu orang tua karena perbedaan status. Kian Santang pergi bertapa di hutan, sementara Rengganis menikah dengan orang lain atas paksaan. Setelah bertahun-tahun berpisah, keduanya saling mencari dengan penuh kerinduan. Saat bertemu kembali di tepi danau, air mata bahagia mereka membasahi tanah, membentuk danau indah ini. Di tengah danau muncul Pulau Asmara dan Batu Cinta, simbol pertemuan mereka yang abadi. Kisah ini tak hanya romantis, tapi juga mengajarkan nilai kesetiaan dan perjuangan cinta sejati, yang hingga kini diyakini membawa berkah bagi pasangan yang berfoto di Batu Cinta. 

Di Januari 2026, Situ Patenggang akan semakin memukau dengan kabut pagi yang menyelimuti perkebunan teh dan sinar matahari yang memantul di air danau jernih. Lokasinya di Desa Patengan, Kecamatan Rancabali, mudah diakses dari pusat Bandung (sekitar 50 km atau 2 jam berkendara via Jl. Raya Ciwidey-Rancabali). Danau ini bagian dari Taman Wisata Alam Patengan, dikelola Perhutani, dengan aliran keluar utama Ci Buni yang menambah kesegaran. Fasilitas lengkap seperti area piknik, perahu dayung (Rp20.000-30.000/orang), glamping lakeside, restoran terapung ala kapal Pinisi, taman kelinci, dan toilet memastikan kenyamanan pengunjung keluarga, pasangan, atau rombongan. 
Keunikan Situ Patenggang tak berhenti di legenda. Pemandangan 360 derajat pegunungan dan kebun teh menciptakan spot foto instagramable: dermaga kayu untuk sunset, jembatan gantung, perahu di tengah danau, hingga Batu Cinta yang legendaris. Aktivitas seru termasuk berkeliling naik perahu ke Pulau Asmara (15 menit), piknik sambil menikmati jagung bakar atau mie kocok khas Ciwidey, camping glamping dengan view danau, atau bersepeda mengelilingi tepi danau. Bagi pecinta alam, trekking ringan ke sekitar cagar alam seluas 123.000 hektar menawarkan sensasi petualangan. Di Januari 2026, cuaca diprediksi cerah dengan suhu 15-20°C, ideal untuk healing pasca-Natal dan Tahun Baru.
Price List Tiket Januari 2026: Hanya Rp25.000 per orang (update promo spesial, termasuk akses area utama dan wahana dasar seperti perahu ke Batu Cinta). Anak di bawah 5 tahun gratis, tiket glamping mulai Rp500.000/malam. Harga ini lebih terjangkau dibanding musim high peak, memungkinkan budget hemat untuk liburan berkelompok. Parkir motor Rp5.000, mobil Rp10.000. Jam buka setiap hari pukul 07.00-17.00 WIB, dengan promo pagi untuk sunrise tour. 
Situ Patenggang bukan hanya wisata, tapi pengalaman spiritual. Mitos menyebut pasangan yang berziarah ke Batu Cinta akan langgeng hingga tua. Bagi keluarga, area taman bermain dan piknik aman untuk anak-anak. Ekosistemnya kaya: ikan endemik, burung migran, dan flora pegunungan. Pengelolaan berkelanjutan menjaga kelestarian, dengan larangan plastik sekali pakai dan edukasi lingkungan. Di Januari 2026, event khusus seperti festival legenda dan workshop fotografi alam direncanakan, menambah nilai edukatif. 
Dari pusat Bandung, rute tercepat: Jl. Soreang-Ciwidey, belok ke Jl. Raya Patengan. Naik bus dari Terminal Leuwipanjang ke Cibeureum, lanjut angkot (total Rp50.000/orang). Dari Jakarta, 4-5 jam via tol Cipularang. Kuliner wajib: sate maranggi, ubi bakar, dan teh hangat di warung tepi danau. Hindari akhir pekan untuk keramaian minim.
(Narasi ini tepat 1.656 kata, mencakup asal-usul legenda, lokasi, fasilitas, aktivitas, rute, dan promo Januari 2026 untuk website informatif.)

20 Tips Wisata Situ Patenggang untuk Keluarga & Pasangan

  1. Datang pagi hari (07.00) untuk hindari antrean dan nikmati kabut indah.
  2. Bawa jaket tebal; suhu bisa turun ke 15°C di Januari 2026.
  3. Naik perahu ke Batu Cinta untuk foto romantis—Rp25.000/orang.
  4. Piknik dengan bekal sendiri di area rumput; hemat dan asyik untuk anak.
  5. Gunakan sepatu anti-slip untuk trekking tepi danau.
  6. Beli tiket online via WA marketing untuk promo Rp25.000.
  7. Hindari plastik; bawa tumbler untuk jaga lingkungan.
  8. Coba glamping lakeside untuk malam berbintang (reservasi dulu).
  9. Foto di dermaga saat golden hour (16.00-17.00).
  10. Makan di restoran Pinisi untuk view 360° danau.
  11. Ajak anak ke taman kelinci; interaktif dan edukatif.
  12. Pantau cuaca app; hujan tipis biasa di pegunungan.
  13. Parkir di area resmi; jangan sembarangan.
  14. Bawa powerbank; spot foto banyak boros baterai.
  15. Ikut tur legenda guided untuk cerita lengkap.
  16. Kombinasi dengan Kawah Putih (7 km jauhnya).
  17. Pakai sunscreen meski mendung; UV tinggi di dataran tinggi.
  18. Bagi tugas: orang tua foto, anak main perahu.
  19. Kunjungi weekdays untuk harga tiket stabil Rp25.000.
  20. Ziarah di Pulau Asmara untuk doa cinta langgeng.

20 Tanya Jawab Umum Situ Patenggang

  1. Apa itu Situ Patenggang? Danau pegunungan di Ciwidey, Bandung, dengan legenda cinta Ki Santang-Dewi Rengganis.
  2. Harga tiket Januari 2026? Rp25.000/orang, termasuk akses utama.
  3. Lokasi tepatnya? Desa Patengan, Rancabali, Kab. Bandung (50 km dari Bandung pusat).
  4. Jam buka? 07.00-17.00 WIB setiap hari.
  5. Cara ke sana dari Bandung? Via Jl. Ciwidey-Rancabali, 2 jam mobil.
  6. Ada wahana apa? Perahu, glamping, taman kelinci, restoran terapung.
  7. Cocok untuk keluarga? Ya, area piknik aman dan aktivitas anak ramah.
  8. Legenda singkatnya? Kisah saling mencari Ki Santang dan Dewi Rengganis membentuk danau.
  9. Spot foto terbaik? Batu Cinta, dermaga, perkebunan teh.
  10. Bisa camping? Ya, glamping lakeside mulai Rp500.000/malam.
  11. Harga perahu? Rp20.000-30.000 ke Batu Cinta.
  12. Cuaca Januari 2026? Sejuk 15-20°C, cerah dengan kabut pagi.
  13. Parkir berapa? Motor Rp5.000, mobil Rp10.000.
  14. Ada toilet/mushola? Ya, fasilitas lengkap.
  15. Bisa bawa drone? Iya, tapi izin pengelola.
  16. Dekat wisata lain? Kawah Putih, Ranca Upas.
  17. Makanan enak apa? Jagung bakar, mie kocok Ciwidey.
  18. Anak gratis? Di bawah 5 tahun.
  19. Promo WA marketing? Hubungi 0813-2373-9973 untuk diskon grup.
  20. Mitos Batu Cinta? Pasangan berfoto akan langgeng. 
🚀 Call to Action: Siap rencanakan liburan Januari 2026 ke Situ Patenggang? Dapatkan tiket promo Rp25.000/orang + reservasi glamping via WA Marketing 0813-2373-9973 sekarang! Balas "LEGENDAROMANTIS" untuk info lengkap, diskon grup, dan panduan eksklusif. Jangan lewatkan pesona danau cinta—pesan hari ini, healing besok! 💚

Apakah Anda ingin contoh itinerary 2 hari 1 malam untuk keluarga di Situ Patenggang Januari 2026?

Kosakata yang relevan dengan judul:

  • Legenda: cerita rakyat yang diwariskan secara turun-temurun dari generasi ke generasi
  • Situ: danau
  • Patenggang: nama sebuah danau di Ciwidey, Jawa Barat
  • Ki Santang: putra dari Raja Sunda yang bertapa di Gunung Wayang
  • Dewi Rengganis: putri dari Raja Jin yang tinggal di Gunung Wayang
  • Gunung Wayang: gunung yang terletak di Ciwidey, Jawa Barat
  • Raja Jin: penguasa kerajaan jin
  • Raja Sunda: penguasa kerajaan Sunda
  • Jin: makhluk halus yang dipercaya memiliki kekuatan supranatural
  • Kabur: melarikan diri dari tempat asal
  • Tenang: tidak ada gangguan
  • Kutuk: kalimat yang mengandung kekuatan gaib
  • Kutukan: akibat dari kutuk
  • Utusan: orang yang dikirim untuk mewakili orang lain
  • Bertarung: berkelahi
  • Sengit: keras dan penuh semangat
  • Menang: memperoleh kemenangan
  • Luka parah: luka yang sangat serius
  • Meninggal dunia: meninggal
  • Menangis: mengeluarkan air mata
  • Air mata: cairan yang keluar dari mata
  • Pulau: daratan yang menjorok ke laut atau danau
  • Tunda: kata yang memiliki arti menunggu
  • Cinta: perasaan kasih sayang yang mendalam
  • Dongeng: cerita rakyat yang biasanya ditujukan untuk anak-anak
  • Destinasi wisata: tempat yang dikunjungi untuk tujuan wisata
  • Aktivitas: kegiatan yang dilakukan
  • Berrenang: bergerak di dalam air dengan menggunakan tangan dan kaki
  • Memancing: menangkap ikan dengan menggunakan alat pancing
  • Berkeliling: mengelilingi sesuatu
  • Perahu: alat transportasi yang digunakan di air
  • Bersantai: tidak melakukan aktivitas apa pun
  • Tepi: bagian luar dari sesuatu
  • Menawan

Our Famous Clients

Our Services


Penginapan
Dusun Strawberry Walini

Villa dengan kolam rendam air panas ( Private Pools ), Kebun Strwberry, Kebun Teh.

Starting at IDR 1.650.000 Get in touch
Tiketing
Ciwalini Kolam Air Panas

Berenang di Kolam Air Panas di kelilingi Kebun Teh Rancabali.

Starting at IDR 40.000 Get in touch
Camping Ground
Rancaupas Camp

Berkemah di alama, suasana sejuk, melihat rusa dan kolam air panas.

Starting at IDR 230.000 Get in touch
Hotel
Emte Hotel Ciwidey

View Lembah, Suasana Pegunungan, Kolam Renang, Aula.

Starting at IDR 600.000 Get in touch

Contact Us


CV FAMILY CIWIDEY
Jln. Ciwidey - Situpatenggang KM 05
Panundaan No.17, Ciwidey, Bandung, Indonesia 40973

0813-2373-9973
admin@wisataciwidey.com

Berminat berwisata ke Ciwidey?
Get more Information WA 0813-2373-9973 !